-PEMDES KEBONDOWO-

SEJARAH DESA

Desa Kebondowo terbentuk sekitar tahun 1700-an. Bermula dari Temenggung Ki Wiroguno atau yang sering disebut Ndoronggung Wiroguno yang merupakan keturunan Paku Alam Keraton Surakarta ketujuh. Ndoronggung Wiroguno melarikan diri dari perang saudara antara Majapahit dan Singasari dan pada akhirnya berhenti di suatu wilayah yang sekarang disebut Desa Kebondowo. Desa Kebondowo awalnya terdiri dari tiga wilayah dusun yaitu Dusun Pentasan, Dusun Maren, dan Dusun Kebondowo. Dusun Pentasan berada di daerah Rawa Pening. Penamaan Pentasan karena untuk menuntaskan kemiskinan penduduk yang berada di sekitarnya. Mata pencaharian penduduk Dusun pentasan yaitu para pencari udang, ikan, genjer, dll. Untuk penamaan Dusun Maren berawal dari tempat untuk leren atau beristirahat para leluhur yang ada di sekitar Rawa Pening. Sedangkan penamaan Kebondowo sendiri berasal dari tanah peninggalan Temenggung Ki Kebondowo. Untuk penggabungan dusun-dusun lain seperti Kebonbawang, Pundan, Kauman, Jambon, Kebonsari, dan Jrakah menjadi satu Desa Kebondowo karena adanya peristiwa blenketan. Blenketan merupakan kekuatan batin yang bisa menguasai sesepuh atau pendiri dusun-dusun tersebut yang pada akhirnya tergabung menjadi satu Desa Kebondowo oleh Ndoro Nggung Wiroguno.

gray concrete wall inside building
gray concrete wall inside building